Para Caleg Parpol Lagi Genit Mau “Kawin” !!!!

Sebenarnya sudah lama saya tergelitik untuk menulis tingkah polah para calon legislatif (caleg) dari partai politik kita yang semakin hari terasa semakin GENIT saja.
Genit karena ternyata sebagian para caleg ini hanya bisa JUAL DIRI saja alias jual ketampanan dan kecantikannya semata. Padahal kalau mau dilihat, hanya sedikit saja dari mereka yang benar-benar tampan dan cantik, sisanya.. tanya saja pada rumput yang bergoyang, seperti syair Ebiet G. Ade dalam salahsatu lagunya.
20 comments 1 Desember 2008
Syeh Puji Dipamerkan di Bali
Masih ingatkan kasus Syech Puji, pengusaha kaligrafi yang menikahi anak perempuan berusia 12 tahun. “Keberanian” Syeh Puji meminang anak gadis di bawah umur, telah menjadi inspirasi tersendiri bagi seniman asal Lamongan yang telah menetap di Bali, dalam menuangkan karyanya.
Terbukti dari sebuah lukisan berukuran 2 x 1,5 meter karya perupa Diyano Purwadi, yang dipamerkan beserta belasan lukisan yang lain, di ruang pameran Hanna Art Space – Pengosekan – Ubud – Bali. (lagi…)
Add comment 20 November 2008
Pada Sebuah Malam Enam Tahun Silam
Malam itu, Selasa 13 Oktober 2002, pukul 19.30 wita. Seorang perempuan muda dengan wajah pucat kelelahan, mendatangi bekas ruang kerja Prof. Wayan Bawa (alm.) di Fakultas Sastra Universitas Udayana. Atas seijin Dekan FS waktu itu, Aula serta bekas ruang kerja guru besar yang letaknya berdampingan kami sulap menjadi ruang missing person.
Saya masih ingat ciri-ciri perempuan muda itu. Tubuh yang agak kurus, berwajah tirus dan berambut sedikit ikal, tetapi sayangnya saya lupa namanya. Malam itu dia mendaftarkan nama sepupunya asal Jogja yang hingga malam 13 Oktober 2002 itu belum juga kembali, dan dia khawatir karena kehilangan kontak dengan sepupunya itu. (lagi…)
Add comment 13 Oktober 2008
Hilangnya Silaturahmi Jiwa
Baru tersadar, ternyata ada yang terhilang dari setiap hari raya saat ini. Lama saya berpikir, ternyata yang terhilang itu budaya saling berkirim kartu ucapan selamat merayakan hari raya, yang dikirimkan oleh sanak saudara kita dan orang-orang terdekat kita dari tempat yang jauh atau kota yang berbeda di dalam atau di seberang pulau. (lagi…)
1 comment 1 Oktober 2008
Tentang Laskar Pelangi
Saya belum membaca novel bagus itu, entah kenapa, padahal biasanya setiap ada buku atau pun novel bagus, saya selalu rela ber”puasa” hanya untuk membeli buku-buku bagus dan memenuhi rak dan lemari perpustakaan pribadi saya.
Malam minggu kemarin (27/09) akhirnya saya memutuskan untuk menonton Laskar Pelangi. Yah,..itung-itung hanya sekedar untuk menghibur diri dari kejenuhan kerja.
Dari rumah di Tuban, sepeda pun saya kayuh menuju bioskop 21 di Mall Kuta Galleria yang terletak di kawasan Simpang Siur Kuta. Jarak 3,5 km cukup untuk kardio, apalagi beberapa bulan terakhir kebiasaan bersepeda saya sudah mulai berkurang. (lagi…)
6 comments 28 September 2008
Saat Hidup Harus Terus Berjalan
Saat hidup harus terus berjalan, maka saya pasti akan terus berjalan, walau tertatih penuh luka dan darah yang terus mengaliri permukaan kulit yang sudah mulai keriput ini.
Saya memang harus terus berjalan, kendati harus tertatih menuju ke suatu tujuan, karena kalau masih tetap di tempat yang itu-itu juga, bukan berjalan namanya dan sudah pasti tidak ada kemajuan dan tidak ada sesuatu yang baru. Sesuatu yang bisa dirasakan di hati, pikiran bahkan seluruh jiwa dan raga. Sesuatu yang pahit, manis, getir, bahagia, gembira, dan seterusnya dan seterusnya… (lagi…)
Add comment 12 September 2008
Activists Help Teach Children to Treasure Ocean
Ni Komang Erviani, Contributor, The Jakarta Post, Denpasar | Fri, 08/22/2008 10:23 AM | Bali
The little green thing in Made Dharma’s hand quickly drew the attention of dozens of children gathered on the shore of Sanur’s Semawang beach on Saturday.
“Can anybody tell me what this is?” Dharma asked, displaying the five-”legged” animal he had just picked up off the beach.
“It’s a starfish!” the children answered.
Dharma, an activist of the environmental nongovernmental organization Conservation International Indonesia, proceeded to explain the details the animal, starting from the fact that its mouth is located on its underside.
1 comment 22 Agustus 2008
Disabled celebrate Independence Day
Wasti Atmodjo & Ni Komang Erviani,
The Jakarta Post, Denpasar | Thu, 08/21/2008 10:24 AM | Surfing Bali
Wiratni, a patient at the hospital for mentally disabled people in Bangli, Bali, sobbed as she accepted toiletries from a visiting member of the Bali Bloggers Community (BBC) on Indonesia’s Independence day last Friday.
“Thank you so much. Don’t forget us. Drop by often. I’m so happy you came,” she said with tears running down her cheeks.
Wiratni was one of the few participating patients in an event held by the BBC to celebrate Indonesia’s 63rd anniversary. The celebration in the hospital was vastly different from the rambunctious celebrations happening elsewhere.
Add comment 21 Agustus 2008
Bicara Tentang Eksekutor yang „Takut“ Dieksekusi Mati
Hari ini ada berita menggelikan yang saya baca di KOMPAS.COM, yang menyebutkan jika Tim Pembela Muslim (TPM), kuasa hukum terpidana mati Amrozi Cs, mengajukan pemahaman pengujian undang-undang nomor 2/PNPS/Tahun 1964 tentang tata cara pelaksanaan pidana mati.
Dalam berita ini disebutkan jika TPM mengajukan permohonan uji materi kepada Mahkamah Konstitusi, Rabu (6/8). Menurut salah satu anggota TPM, AW Afnan mengatakan bahwa UU 2/PNPS/Tahun 1964 disahkan Presiden Soekarno dan menjadi dasar pelaksanaan hukuman mati saat ini.
1 comment 6 Agustus 2008
Lagi, Anggota DPR RI yang Terhormat di Tahan KPK!!!
Mungkin hanya sedikit orang mengenal sosok Yusuf Emir Faishal, anggota DPR RI asal Fraksi Kebangkitan Bangsa, yang kini mendekam di tahanan POLRES Jakarta Pusat. Yusuf Emir ditahan setelah ditetapkan KPK sebagai salah satu tersangka KORUPSI kasus alih fungsi hutan Tanjung Api-api
Add comment 16 Juli 2008

