
Sebenarnya sudah lama saya tergelitik untuk menulis tingkah polah para calon legislatif (caleg) dari partai politik kita yang semakin hari terasa semakin GENIT saja.
Genit karena ternyata sebagian para caleg ini hanya bisa JUAL DIRI saja alias jual ketampanan dan kecantikannya semata. Padahal kalau mau dilihat, hanya sedikit saja dari mereka yang benar-benar tampan dan cantik, sisanya.. tanya saja pada rumput yang bergoyang, seperti syair Ebiet G. Ade dalam salahsatu lagunya.
Lihat saja ribuan media kampanye mereka, yang bertebaran di hampir semua perempatan dan tepian jalanan kota. Semuanya nyaris TANPA PROGRAM KERJA PARTAI POLITIK mereka, dan hal apa saja yang akan mereka perjuangkan bagi rakyat yang akan memilihnya.
Setiap membaca media kampanye mereka yang dicetak dalam bentuk mulai dari spanduk hingga baliho berbagai ukuran, saya hanya bisa geleng-geleng kepala karena nyaris TIDAK ADA satu program mendesak yang benar-benar KONGKRIT yang akan mereka perjuangkan jika mereka berhasil duduk di kursi rakyat nanti.
Tetapi para caleg ini cukup KONSISTEN dan KOMPAK dengan satu-satunya “program” yang mereka KAMPANYE-kan bersama yakni: “MOHON DOA RESTU SERTA DUKUNGANNYA”.. membaca tulisan ini saya berpikir ini KAMPANYE POLITIK para caleg parpol atau UNDANGAN PERNIKAHAN???.
Kalau para caleg itu menjawab “Lha inikan untuk meminta dukungan rakyat”, maka saya pun dengan sinis akan menjawab.. “Walaaah baru jadi caleg saja sudah MINTA-MINTA dan me-MOHON-MOHON, lha terus kapan kalian akan memberi PELAYANAN yang TULUS kepada rakyat???”
“..Belum jadi WAKIL RAKYAT saja sudah punya mental PENGEMIS,.. tidak heran jika kemudian banyak WAKIL RAKYAT yang menjadi PERAMPOK uang rakyat alias KORUPTOR dan terima SUAP sana sini…”

Lihat saja foto spanduk kedua caleg perempuan ini, mereka seolah-olah hendak “MENIKAH” dengan Sri Sultan Hamengku Bhuwono X, karena foto keduanya disandingkan dengan NGARSO DALEM… Lha walaaaah.. kedua caleg ini masang foto Raja Jawa yang sangat dihormati sudah minta ijin sama Kanjeng Ratu Hemas belum yah???
Bagi saya, program kerja “MOHON DOA RESTU SERTA DUKUNGANNYA” ini tidak lebih sebuah kegenitan politik. Tapi ya mau bagaimana lagi, daripada ada caleg yang cuma mencetak FOTO CALEG dan LAMBANG PARTAI mereka besar-besar, tanpa embel-embel tulisan program selain nama caleg dan nama plus nomor parpolnya.

Saya jadi geli dengan kampanye caleg yang model seperti ini. Karena FOTO CALEG dan LAMBANG PARTAI semakin menunjukan membuktikan ke-TAKUT-an saya bahwa memilih orang yang tidak punya KONSEP tentang bagaimana mensejahterakan rakyat, hanya akan menjadikan para caleg sebagai POLITISI BUSUK, yang bisanya hanya tunduk pada ELIT PARTAI, dan bukan tunduk pada RAKYAT!!!
Melihat kedua ke-GENIT-an ini, saya semakin yakin kalau sebagian besar caleg ini hanya mengejar ambisi kekuasaan semata, agar mereka tenar dan populer plus dihormati sebagai “wakil rakyat” yang sebenarnya “wakil parpol”.
Saya menjadi bingung bercampur geli, plus bercampur lain-lainnya, mau meilih kedua caleg macam ini. Lha kenal saja tidak, parahnya ada beberapa preman malah jadi caleg juga… Tapi bagaimana saya mau memilih mereka kalau baru kampanye saja sudah tidak punya KONSEP jualan apa yang akan mereka kerjakan buat rakyat jika sudah terpilih nanti…
Hhhmmmm.. akhir kata bagaimana kalau saya usul kepada para caleg untuk BELAJAR marketing pada tukang obat di kaki lima yang lebih ciamik, kalau jualan obatnya….



» Politikus Iklan » Hendra W Saputro
Des 09, 2008 @ 20:06:21
wira
Des 10, 2008 @ 01:48:03
mantap sekali kritikannya
nyoman
Des 10, 2008 @ 02:45:50
bahkan mereka ga tau teman2 sendiri. sehingga membuat baliho seperti “saiman” diatas
1…….
2……
3. nyoman
4……..
teman ajak ga kenal, apalagi rakyat. wakakakakakaka
pandebaik
Des 10, 2008 @ 03:21:54
Secara pribadi, saya bisa memakluminya Mas G. Wong mereka itu BELUM dikenal rakyat yang NB-nya adalah potensi pemilih serius, jadi kalopun disandangkan dengan orang terkenal, kali aja diinget.
Nyoman Winardi
Des 10, 2008 @ 07:06:08
bwahahahahaahahaha … benar – benar beda berarti gaya pemilu di Indo sama disini
gentry amalo
Des 11, 2008 @ 12:57:40
@nyoman: hahaha.. dirimu benaaaaar… mereka ga kenal teman satu partai mereka hahaha…
gentry amalo
Des 11, 2008 @ 12:58:48
@wira: siap-siap diciduk karena melanggar Undang-Undang ITE wakakakakak…. *sambil tengok kiri kanan..
gentry amalo
Des 11, 2008 @ 13:00:34
@pandebaik: ya begitu deh.. artinya semakin menegaskan bahwa mereka tidak percaya diri, bagaimana rakyat mau percaya kalau baru jadi caleg aja dah ga percaya diri…hehehehe
gentry amalo
Des 11, 2008 @ 13:02:59
@nyoman winardi: ya begitu deh.. seperti kata pepatah “…lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya…,” padahal di Padang ga ada belalang, yang ada rendang, daging cincang, dan cimbuak…hahahaha…
)
gentry amalo
Des 11, 2008 @ 13:04:21
@hendra ws: hayuuuuuu dihajar rame-rame…. biar tahu diri dikit dan ga asal mencalonkan diri, hehehe…
Caleg Partai di Bali Acuhkan Hukum Adat & Agama!!!! « Untuk Merah-Putih ku
Des 13, 2008 @ 17:34:32
Caleg Partai Gagal Indonesia
Jan 14, 2009 @ 13:25:53
setidaknya ada beberapa yang bener-bener cakep kok :p dan masih pantes dilirik…dipilih?? ditusuk? pengen seh….
bintang gerilja
Jan 14, 2009 @ 14:53:29
hah?? ditusuk??? …. hyuuuuk mawreeeeeee… :-p
Good Mood Menyambut Obama | coratcoretdotcom
Jan 27, 2009 @ 11:58:22
ridwan raharjo
Mar 02, 2009 @ 08:23:15
wah …coba teman2 lihat di daerah waru sidoarjo,jatim. Malah ada caleg pake kaca mata item pegang mic pula. Lha ? masak negara kita diwakilkan ke penyanyi dangdut ?
bintang gerilja
Mar 02, 2009 @ 13:09:24
Lha kalo penyanyi dangdut itu cerdas dan bener-bener mau kerja buat rakyat maka saya pikir ga ada salahnya, tapi kalo bego, dan koruptor ya mending di hajar aja mas,.. tul ga? hehehe
thebelogers
Mar 10, 2009 @ 03:21:32
selain kekuasaan yang mereka cari ada satu lagi yang mereka cari. gaji Dewan tuh gede loh, makanya pada kaya!!!
Didien®
Mar 10, 2009 @ 09:19:34
bukan rahasia umum, tujuan mereka nyalon ???
bintang gerilja
Mar 10, 2009 @ 10:38:03
@thebelogers,.. yups tul tul tul,.. mereka hanya termotifasi kerja gampang, dan dapet duit selain dari APBN dan APBD juga dapet duit sabetan sana sini dari para kontraktor pelaksana proyek,.. :-p
bintang gerilja
Mar 10, 2009 @ 10:40:03
@Didien®,.. lha memang sudah bukan menjadi rahasia umum, tujuan mereka jadi calon,.. hehehe..