Akhirnya saya punya rumah baru, sebuah rumah yang sudah saya idam-idamkan sejak setahun lalu, dan rumah itu adalah untukmerahputih.com
Sebelumnya saya selalu menggunakan kos-kosan yang beralamat di wordpress.com ataupun blogspot.com
Berhubung saya sudah punya rumah baru, maka untuk sementara ini akan saya istirahatkan kedua kamar kos saya dari berbagai aktifitas hiruk pikuknya dunia maya saya.
Mudah-mudahan di rumah yang baru ini, saya kembali bisa produktif menulis apa saja, seperti yang sudah saya lakukan selama ini.
Karena itu saya mengundang semua kawan-kawan yang dulu sering mampir ke kamar kos saya di wordpress dan blogspot ke rumah saya ini, untuk hadir dan mampir bertandang serta memberi komentar di rumah baru saya ini.
Hhmmm.. saya pikir begitu dulu, nanti bincang-bincangnya kita lanjutkan lagi di tulisan berikutnya.(G)
Firasat itu dan Kemarahan Ibu
3 Juli 2009
ungkapan hati catatan Tinggalkan komentar
Sudah sepekan, firasat buruk itu hinggap dalam benak ku, menganggu sekali, namun aku tidak tahu harus bercerita pada siapa. Pagi ini, jumat (3/7) seorang sahabat yang tinggal jauh dari Bali menelpon ku dan menanyakan kabar ku dan mama ku, yang sudah nyaris dua bulan aku tidak pernah bertemu dengannya.
Padaku sahabat itu berkata bahwa dia punya firasat buruk, dan perasaannya selalu tidak enak dan itu mengarah pada ku, atau pada seseorang serta sesuatu yang dekat dan pernah dekat padaku. Tapi sudahlah semua memang harus dijalani dan dihadapi dengan lapang dada,..
Sejak Jumat pekan lalu, aku seperti orang asing yang tinggal di sebuah negeri asing, semuanya serba asing, perasaan yang sama hinggap di benakku saat aku di Jakarta dulu. Sebuah kota nan megah dengan banyak teman, sahabat dan kawan, tetapi aku seperti ikan yang tinggal dalam akuarium, bisa melihat banyak hal tapi ga bisa menjangkau dan mencapainya karena ada dinding kaca tebal yang menghalangi. Dan dinding kaca itu adalah “kekuasaan”.
Ya kekuasaan, sesuatu yang semu dan sebuah kesia-siaan belaka, semua orang merasa dipentingkan, semua orang merasa dirinya penting dan berkuasa. Sekecil apapun pangkat dan jabatannya, dia merasa berkuasa, bahkan tipis beda antara tanggungjawab dan kekuasaan. Sungguh payah memang kalau harus berurusan dengan orang-orang yang bermental budak inlander seperti itu, yang bisanya hanya menjilat dan menjilat.
Lebih herannya lagi, kenapa orang-orang itu, orang-orang yang selalu punya ambisi untuk berkuasa, tega melakukannya terhadap manusia lain? membunuh manusia lain?
Manusia sudah lupa akan tanda-tanda alam, karena sudah lama mereka menjadi egois terhadap alam. Manusia sudah lama melupakan pijakannya, manusia sudah melupakan bumi tempat dia berpijak karena hanya memikirkan diri sendiri dan serakah terhadap alam.
Alam adalah saudara dan Bumi adalah ibu, dan ALLAH adalah Bapa yang memberikan manusia hidup. Tapi manusia Indonesia telah menjual ibunya sendiri, ibu yang melahirkannya telah dijadikan pelacur untuk memenuhi ambisi kekuasaannya. Jangan salahkan jika ibu yang melahirkan manusia itu marah, dan menampar mu dengan bencana demi bencana.
Inilah hidup, kadang aku tidak mengerti kenapa aku dipilih untuk selalu tahu lebih dulu akan apa yang akan terjadi, orang yang tidak mengerti menganggap aku gila dan sok tau, untuk itu aku lebih baik berdiam diri, berdoa dan mengucap syukur.
Aku pun teringat pada perkataan Iesua saat menjelang IA ditangkap usai berdoa di taman Getsemani: ” Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambilah cawan ini daripada-Ku, bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu lah yang terjadi..” (Luk-22:42)
Hari ini Jumat, hari ketiga di bulan ketujuh ini, mendung bergelayut di bali selatan, mulai dari kuta, jimbaran hingga ke nusa dua, aku berharap ada angin timur yang segera mengusir mendung itu ketempat lain,… dan 3 adalah lambang kesempurnaan sementara 7 adalah lambang Allah, sang pencipta alam semesta, hari ini adalah hari keramat dalam hitungan manusia sejak jaman mesolitik dulu.
Jumat 3/7 adalah hari Tuhan yang sempurna, jika hari ini bencana itu tiba, itu semua sudah atas kehendak penguasa alam ini. Segala sesuatu sudah Engkau tentukan ya Bapa dan aku hanya menjalankannya, Ameen..
dalam sebuah ruang kebimbangan yang tinggi,
gunungsari, jumat 3 juli 2009
Ku Sunting Kau Saat Purnama Tiba
27 Juni 2009
ungkapan hati puisi Tinggalkan komentar
Ijinkan Aku menyuntingmu, saat purnama tiba nanti,
Mas kawin ku hanya bintang yang selalu setia pada malam
Dalam bening embun yang mendekap pucuk savana nan luas
Aku menyuntingmu karena mencinta mu
Gunungsari, 27062009
Kembali Menulis
22 Mei 2009
Ternyata sudah berbulan lebih aku tidak menulis di ‘rumah’ ini, jangankan menulis, berkunjung saja nyaris tidak pernah,..
Sekarang, malam ini, eh pagi ini aku mau menulis lagi, entah menulis apa saja, pokoknya kembali menulis.. hayooo semangaaaaaaat…
Tuhan, Kenapa KAU Tidak Bikin Partai Saja,…
17 Maret 2009
ungkapan hati catatan hati 8 Komentar
Tuhan,..
malam tadi KAU begitu gaduh
KAU ganggu tidurku, hujan dan angin bersahutan
belum lagi petir dan halilintar mu
KAU hias langit pekat hitam itu sesekali berkilat
aargghhh.. benar-benar membuatku tidak bisa tertidur
Tuhan,..dingin malamMU membuat aku meringkuk di sudut ranjang
Hingga pagi..
aaahh.. untung saja matari mu bersinar
hangat mengusir dingin, terang mengusir gelap yang pekat itu
KAU buat burung gereja bernyanyi
pada dahan yang membingkai jendela kamarku,
aku baru sadar, ternyata gaduhan mu semalam untuk menghiburku
dari gundah atas negeri ku,..
negeri dimana semua orang berlomba
seolah dirinya yang paling baik hingga layak dipilih
banyak janji dan omong kosong yang mereka ucapkan
mereka bilang kalau si S jadi presiden lagi maka BBM akan turun lagi
tapi buktinya harga-harga kebutuhan pokok tetap terus naik
mereka bilang kalau di P memimpin maka petani akan sejahtera
tapi dulu saat masih jadi prajurit saja dia sudah menculik dan membunuh anak-anak muda
mereka bilang kalau si K memimpin maka pendidikan anak-anak sekolah akan gratis
tapi buktinya saja sampai sekarang banyak anak yang putus sekolah
mereka bilang kalau si S memimpin maka Indonesia akan maju
tapi buktinya, jaipong yang asli sunda pun dilarang
karena dianggap tidak sopan, padahal sopan versi mereka pun kesopanan yang di-impor!!!
Tuhan,..
maafkan aku, aku hanya mencoba jujur seperti yang KAU mau
kalau mereka tidak terima, itu karena mereka tidak takut dengan MU
Kenapa KAU tidak bikin partai saja, dan aku akan bergabung didalamnya!!
agar aku berkampanye anti korupsi, anti manipulasi, anti budaya impor!!
Sehingga mereka menjadi malu karena KAU begitu jujur dan adil..
Tuhan,..
gaduh mu semalam tanda KAU mengerti sedih ku atas negeri ku
gaduh mu semalam sudah KAU ganti nyanyian burung gereja
yang bersahutan diantara kilau bening embun pagi
begitu segar, begitu sejuk, begitu penuh berkat
terima kasih Tuhan,
Ameeen,..
narkus 170309
Silaturahmi di Hari Raya
25 Desember 2008
catatan ku Hari raya agama 5 Komentar
Setiap peringatan hari besar keagamaan seperti Natal, Idul Fitri, Galungan dan Kuningan, atau menyambut tahun baru, apakah itu Masehi, Hijriah, Imlek dan Caka, kita selalu saling mengirimkan kartu ucapan ataupun pesan singkat (SMS) yang berisikan untaikan kata penuh makna.
Umumnya hari besar keagamaan, digunakan sebagai penanda atau patokan bahwa suatu waktu dengan berbagai masalah yang menghadang, telah berhasil kita lalui.
Calon DPD dan Caleg Partai di Bali Tidak Ramah Lingkungan!!!!
13 Desember 2008
catatan ku pemilu 2009, politisi busuk 12 Komentar
Menyambung tulisan saya sebelumnya, tentang caleg “Mohon Doa Restu dan Dukungannya” yang beberapa hari lalu saya posting. Kini jari saya kembali “gatal” untuk menulis kegelian saya melihat, kebodohan para calon anggota legislatif kita. Anggap saja tulisan ini sebagai surat terbuka bagi para calon DPD dan caleg parpol agar segera menyadari kekeliruan yang menyebabkan dia tidak terpilih jadi wakil rakyat hehehe… More
Para Caleg Parpol Lagi Genit Mau “Kawin” !!!!
1 Desember 2008
catatan ku caleg genit, politisi busuk 20 Komentar

Sebenarnya sudah lama saya tergelitik untuk menulis tingkah polah para calon legislatif (caleg) dari partai politik kita yang semakin hari terasa semakin GENIT saja.
Genit karena ternyata sebagian para caleg ini hanya bisa JUAL DIRI saja alias jual ketampanan dan kecantikannya semata. Padahal kalau mau dilihat, hanya sedikit saja dari mereka yang benar-benar tampan dan cantik, sisanya.. tanya saja pada rumput yang bergoyang, seperti syair Ebiet G. Ade dalam salahsatu lagunya.
Syeh Puji Dipamerkan di Bali
20 November 2008
catatan ku pameran lukisan, Syech Puji Tinggalkan komentar
Masih ingatkan kasus Syech Puji, pengusaha kaligrafi yang menikahi anak perempuan berusia 12 tahun. “Keberanian” Syeh Puji meminang anak gadis di bawah umur, telah menjadi inspirasi tersendiri bagi seniman asal Lamongan yang telah menetap di Bali, dalam menuangkan karyanya.
Terbukti dari sebuah lukisan berukuran 2 x 1,5 meter karya perupa Diyano Purwadi, yang dipamerkan beserta belasan lukisan yang lain, di ruang pameran Hanna Art Space – Pengosekan – Ubud – Bali. More
Pada Sebuah Malam Enam Tahun Silam
13 Oktober 2008
catatan ku Bom Bali 2002 Tinggalkan komentar
Malam itu, Selasa 13 Oktober 2002, pukul 19.30 wita. Seorang perempuan muda dengan wajah pucat kelelahan, mendatangi bekas ruang kerja Prof. Wayan Bawa (alm.) di Fakultas Sastra Universitas Udayana. Atas seijin Dekan FS waktu itu, Aula serta bekas ruang kerja guru besar yang letaknya berdampingan kami sulap menjadi ruang missing person.
Saya masih ingat ciri-ciri perempuan muda itu. Tubuh yang agak kurus, berwajah tirus dan berambut sedikit ikal, tetapi sayangnya saya lupa namanya. Malam itu dia mendaftarkan nama sepupunya asal Jogja yang hingga malam 13 Oktober 2002 itu belum juga kembali, dan dia khawatir karena kehilangan kontak dengan sepupunya itu. More

